Ciri-ciri Lailatul Qodr

Aug 11th, 2010 | Posted by

source: eramuslim

QS. Ad Dukhan : 3 – 5

Ciri-ciri Lailatul Qodr

Dinamakan lailatul qodr karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah swt untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini, sebagaimana firman Allah swt :

Artinya : ”Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad Dukhan : 3 – 5)

QS. Al Qodr : 4 – 5

Al Qurthubi mengatakan bahwa pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat dan jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya :

Artinya : ”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr : 4 – 5)

Diantara hadits-hadits yang menceritakan tentang tanda-tanda lailatul qodr adalah :

  1. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.
  2. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban)
  3. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani)
  4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim)

Read more…

Share

Mystery of the Solar Tsunami

Aug 10th, 2010 | Posted by

A "mug shot" of a solar coronal wave: The twin STEREO spacecraft capture an expanding wave from head-on (left) and in profile (right). Credit: S. Patsourakis, George Mason University

Sometimes you really can believe your eyes. That’s what NASA’s Solar Terrestrial Relations Observatory (STEREO) is telling researchers about a controversial phenomenon on the sun known as the “solar tsunami.”Years ago, when solar physicists first witnessed a towering wave of hot plasma racing across the sun’s surface, they doubted their senses. The scale of the wave was staggering: It rose up higher than Earth itself and rippled out from a central point in a circular pattern millions of kilometers in circumference. Skeptical observers suggested it might be a shadow of some kind—a trick of the satellite’s eye—but surely not a real wave. “Now we know,” says Joe Gurman of the Solar Physics Laboratory at NASA’s Goddard Space Flight Center. “Solar tsunamis are real.”

The twin STEREO spacecraft confirmed their reality in February 2009 when sunspot 11012 unexpectedly erupted. The blast hurled a billion-ton cloud of gas (a coronal mass ejection, or CME) into space and sent a tsunami racing along the sun’s surface. STEREO recorded the wave from two positions separated by 90 degrees, giving researchers an unprecedented view of the event.

“It was definitely a wave,” says Spiros Patsourakos of George Mason University, lead author of a paper reporting the finding in Astrophysical Journal Letters. “Not a wave of water, but a giant wave of hot plasma and magnetism.”

Read more…

Share